Jumat, 29 Juli 2011

ASMA NADIA INSPIRASIKU

Alhamdulillah, seneng banget mengetahui buku Asma Nadia Inspirasiku udah terbit. terima kasih banget yang mau ngebaca dan mo beli... ^_^. di bawah ini ada spesifikasi dan catatan kecil dari mbak Asma Nadia..

regards,
Nia A Zativ

Telah terbit di Leutika Publisher
Judul : Asma Nadia Inspirasiku
Penulis : Riawani Elyta, dkk
Ukuran : 13 x 19 cm
Tebal : viii + 188
Harga : Rp 35.000
Genre : Motivasi
Terbit : Juni 2011
ISBN : 978-602-8597-77-7

Buku, Jembatan Kasih Antara Saya dan Pembaca

Asma Nadia

Ketika Penerbit menghubungi saya, untuk proyek ini… sejujurnya saya
tidak bisa membayangkan apa saja yang akan menjadi celoteh pembaca
terkait tema: Asma Nadia Inspirasiku.

Ada rasa malu, karena rasanya saya bukan siapa-siapa. Tema tersebut
terasa terlalu besar bagi saya yang belum banyak berbuat. Tetapi
antusias penerbit yang tampak mantap dengan tema yang diusung, dan
sebelumnya telah menggelar audisi-audisi serupa dengan mengangkat
profil berbagai tokoh di tanah air, membuat saya akhirnya mengangguk.

Ini usaha penerbit yang harus dihargai, tidak hanya untuk menjaring
naskah, tetapi juga mengangkat sosok tanah air agar lebih akrab dengan
banyak orang.
Pertanyaan saya kemudian, apakah akan ada yang mengikuti audisi
menulis ini dan mengirimkan goresan pena mereka?

Jika ini lomba cerpen, novel… atau tulisan-tulisan umum lainnya…
mungkin lebih bisa saya mengerti. Tetapi dengan pembatasan tema… lalu,
pikiran lagi… siapakah saya memberi catatan kekhawatiran akan apa yang
dihadapi Leutika jika ternyata tidak ada yang mengirimkan tulisan sama
sekali.

Tetapi proyek ini harus didukung, sebab sejalan betul dengan kampanye
saya selama ini agar lebih banyak orang (khususnya perempuan) menulis.
Dan ini seperti pucuk dicinta ulam tiba, ada penerbit yang membuka
diri, siap memodali para pemula. Memberikan ajang ‘audisi’ bagi mereka
untuk berlatih menulis… untuk kemudian diterbitkan. Sebuah pencapaian
yang akan sangat membahagiakan khususnya bagi penulis yang baru
memulai.

Sebuah proyek yang membahagiakan bagi siapa saja, insya allah:)

Karenanya, sebuah niat baik tidak boleh dibiarkan sendiri. Sepi atau
tidak nantinya animo peserta adalah hal lain.

Beberapa bulan berlalu, ternyata… subhanallah. Saya tidak tahu berapa
total jumlah tulisan yang masuk, tetapi angka akhir 30 tulisan
pemenang merupakan jumlah yang cukup membuat saya tercengang, dan
bersyukur.

Alhamdulillah, niatan penerbit Leutika bersambut. Tahap kritis
(ketiadaan naskah) terlewati.

Dan di sinilah saya, sejak bakda subuh, membaca 30 tulisan itu,
celoteh pembaca berdasarkan interaksi mereka lewat buku-buku yang
telah saya tulis. Ada juga sebagian kecil yang sempat bertatap muka,
atau saling menyapa lewat facebook atau twitter. Sebagian lagi, dalam
jumlah yang lebih besar, hanya mengenal saya lewat buku-buku yang saya
tulis.

Untuk ketiga puluh pemenang audisi menulis dengan tema ini, saya
ucapkan selamat dan terima kasih. Juga untuk semua yang telah menulis
dan mengirimkan kesan mereka meski belum lolos seleksi (jangan
menyerah!), bahkan mungkin ada yang sudah menulis tetapi belum sempat
mengirimkannya. Jazakumullah khoiron jaza.

Terima kasih telah berbagi cerita di sini.

Saya terharu, merinding… bahkan menitikkan air mata, membaca tulisan
di buku ini. Bersyukur dan bahagia, semakin termotivasi untuk
menjadikan kegiatan menulis sebagai jalan perjuangan untuk menyebarkan
kebaikan. Mohon doakan agar Allah meluruskan niat dan keikhlasan saya,
hingga detak menutup mata nanti.

Buku ini semacam rekaman testimoni sekaligus feedback setelah 44
buku diterbitkan.

Bahagia, mengetahui bagaimana buku-buku itu telah menemani pembaca,
menjawab keresahan mereka : saat ingin melepas jilbab, seperti yang
ditulis salah satu pemenang, saat resah karena ayahanda terkasih ingin
menikah lagi, ketika seorang istri gamang karena perceraian yang harus
dilalui dan berpikir… apakah dia bisa membina biduk kasih lagi setelah
hati yang patah? Atau saat kesabaran dengan ananda diuji, dan iman
tergoda karena perhatian pihak ketiga, dan masih banyak lagi.

Mudah-mudahan kisah-kisah … yang ditulis oleh 30 orang yang suka
membaca ini bisa menyemangati siapa saja untuk menggali hikmah,
belajar, dan menambah wawasan serta energi dalam melalui hari-hari
kehidupan yang kadang terasa begitu berat.

Bahwa sebuah buku yang baik bisa menyebarkan semangat kebaikan insya
allah, hingga ke pembuluh darah pembaca. Membawa semangat dan
melipatgandakan kesabaran, serta melambungkan mimpi dan cita-cita
lebih jauh dari yang sebelumnya.

Harapan saya buku ini juga memberi percikan semangat, bagi teman-teman
yang suka menulis dan ingin menjadi penulis. Insya allah banyak ruang
kebaikan menanti rekan sekalian, bahkan lewat karya yang paling
sederhana sekalipun.

Berkarya sekarang juga, jangan menunggu nanti. Satu buku sebelum mati?
Insya allah.

Syukur-syukur kemudian dunia menulis bisa dijadikan salah satu profesi
alternatif, hingga (bagi bunda yang sekarang mungkin bekerja) lebih
banyak waktu bersama keluarga, dan tak banyak kehilangan momen-momen
penting dari mereka yang kita cintai.

Sekali lagi terima kasih… Leutika, untuk ruang yang diberikan.

Untuk ke-30 penulisnya: semoga buku ini menjadi awal bagi begitu
banyak peluang untuk menjadi perantara hidayah dan penyebar semangat
kebaikan, insya allah.

Semoga setiap huruf yang tertulis, mendekatkan kita kepada ridha dan surgaNya…
Allahumma amin…

http://www.facebook.com/ho​me.php#!/photo.php?fbid=16​1679750571565&set=a.103523​393053868.5840.10000188622​5571&type=1¬if_t=photo_​reply

Tidak ada komentar:

Posting Komentar